Pasang jerat
Di pantai berbatu
Wahai sahabat
Apa kabarmu
Kulit kerbau
Dijahit baju
Bahagiakah kau
Di hidup yang baru
Bangun surau
Di samping gapura
Meski engkau
Telah jauh di sana
Sang perantau
Dari tanah Jawa
Ku harap kau
Baik-baik saja
Kota Minahasa
Di Pulau Sulawesi
Andai kita
Dipertemukan lagi
Daun lebar
Pohon mahoni
Ku ingin dengar
Tawamu lagi
Bulu pekat
Ayam cemani
Ku ingin lihat
Senyumu lagi
Seni pahat batu
Dari Bengkulu
Sangat ku rindu
Akan omelanmu
Tali kawat
Menyusun tugu
Yang membuat
Merah kupingku
Di selat Bali
Ada kawanan hiu
Sangat kunanti
Akan nasehatmu
Atlet angkat berat
Sedang berlaga
Yang membuat
Hati setenang samudra
Suku Asmat
Di Jayapura
Wahai sahabat
Kau jauh di sana
Cahaya silau
Bintang biru
Dapatkah kau
Dengar seruanku
Sawah hijau
Sarang berudu
Sanggupkah kau
Rasakan kerinduanku
Kota Kedu
Kota Pati
Ku ingin bertemu
Sekali lagi
Patih Kediri
Orangnya besi
Sekali lagi
Melihat wajahmu
Ikan pari
Laut nan biru
Sekali lagi
Mendengar marahmu
Masakan Padang
Khas sekali
Bila sekarang
Kau ada di sini
Sang pangeran
Terbang ke kahyangan
Apakah yang kan
Engkau katakan
Batik Krakatau
Warnanya ungu
Akankah kau
Menertawaiku
Raja hebat
Bermahkota batu
Seperti saat
Terakhir bertemu
Peternak Madu
Di kota baru
Bila ku mampu
Kembalikan waktu
Keindahan taman
Dari Semeru
Ku ingin katakan
Satu hal padamu
Pari manta
Ketemu penyu
Ku sangat bahagia
Bersahabat denganmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar